Wednesday, July 7, 2010

Berpetualang di Pulau






Pada sebuah minggu pagi yang cerah, kami sekeluarga memutuskan untuk berlibur ke salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu, yakni Pulau Untung Jawa. Pulau ini berjarak sekitar 20 menit perjalanan dengan kapal dari pantai Tanjung Pasir, Tangerang. Kami berangkat dari rumah di kawasan Cibubur jam 05.30 dan tiba di pantai tersebut sekitar pk. 08.00.
Untuk transportasi untuk menyeberang tersedia perahu kecil dan feri (kecil). Tidak usah khawatir, sesampainya anda di tempat parkir (biaya parkir Rp 5000 per mobil), anda akan langsung dikerumuni oleh para calo yang menawarkan jasa angkutan. Untuk menyeberang dengan feri dikenakan biaya RP 20,000 per orang dewasa, anak2 gratissss...
20 menit setelah duduk berdesakan di laut, tibalah kami di Pulau Untung dengan udara laut yang segar. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan disana, mulai dari berenang di pantai, bermain pasir, snorkeling, banana boating, maupun sekedar mengeksplorasi keindahan pulau tersebut.
Di sebelah kanan dermaga kedatangan terhampar pasir putih yang dilengkapi saung-saung yang telah disediakan Pemda untuk para turis beristirahat, gratis! Jika anda berminat untuk menginap, anda dapat mempergunakan homestay yang tersedia disana dengan range harga Rp 150000-350000 (AC dan Non-AC). Namun jika anda hanya ingin melakukan one-day-trip, anda dapat mandi/bilas setelah berenang di fasilitas umum dengan biaya RP 3000 per orang.
Makanannya seperti yang sudah diperkirakan, original seafood! Untuk menu Ikan Kue atau Baronang bakar dapat ditebus dengan harga Rp 70000-80000 per ekor, sudah termasuk nasi dan sambal kecap. Kalau anda ingin ngopi2 di saung pinggir pantai tersebut, bisa juga kok hanya dengan membayar Rp 3000 per cangkir (lebih murah daripada di mall).
Jangan lupa untuk membeli suvenir yang tersedia di ujung dermaga kedatangan dengan harga mulai Rp 3000.
Total biaya:
Parkir di Tanjung Pasir : Rp 5000
Menyeberang dgn Feri : Rp 20000 (per orang PP)
Kopi Susu : Rp 3000
Oleh-oleh : Rp 10000
Total : Rp 38000
Kesimpulan : What an exciting adventure !

-- Fun Clay Day! --





Selepas selesai urusan di Kampus UI, kami pun bertolak ke salah satu tempat wisata di Depok, yakni Rumah Keramik milik F. Widayanto, salah satu perupa senior di Indonesia. Tempat ini berlokasi di daerah Tanah Baru, Depok, dan terdiri dari restoran, gallery, tempat kursus membuat keramik (clay), kebun dan juga homestay. Suasananya sangat nyaman dan teduh, makanannya juga enak.
Pada saat memasuki area kami dikenakan biaya tiket Rp 10,000 per orang (anak diatas 3th) untuk dapat mengelilingi seluruh area tersebut. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang, tour kami disini diawali dengan makan siang di restoran yang tersedia. Setelah itu kami melihat-lihat berbagai homestay berdesain unik yang terbuka bagi para tamu, dan kemudian mengikuti kursus membuat keramik.
Bagian ini nih yang paling seru. Anak-anak terlihat sangat enjoy karena boleh "main kotor-kotoran" dengan tanah liat (clay) yang disediakan serta membuat aneka kerajinan dengan kreasi mereka sendiri. Namun sayangnya hasil kerajinan tersebut tidak dapat langsung dibawa pulang, melainkan harus menunggu selama kurang lebih 3 minggu utk proses pengerjaan dan finishing. Petualangan kami ditutup dengan berkunjung ke gallery untuk membeli beberapa suvenir.
Biaya yang dikeluarkan:
Tiket masuk: Rp 10,000 per orang
Makan siang: Rp 35,000 per orang (kira2)
Main clay : Rp 75,000 per 400gr (bisa untuk 2 anak)
Total biaya : Rp 120,000 per orang.
Harga barang di gallery: Rp 15,000 - Rp 4,500,000.

-- Sehat di Kampus UI Depok --



Hari Sabtu kemarin, kami sekeluarga yang sedianya mau liburan ke luar kota membatalkan acara tersebut karena satu dan lain hal. Daripada bermacet2an (lagi liburan sekolah), lebih baik kita eksplor wilayah jabodetabek yang belum pernah dikunjungi, yang penting menyenangkan... dan hemat!
Karena hari Sabtu pagi itu saya kebetulan ada keperluan ke kampus (UI Depok - Red), maka sekalian saja kami pergi berempat dengan membawa sepeda dan perbekalan untuk sarapan.
Kami tiba di Kampus UI sekitar pk.07.00 (biaya masuk kampus Rp 2000) lalu mencari spot didekat Pusgiwa untuk sarapan.
Setelah sarapan lalu kami mengeluarkan sepeda, dan anak2 pun bersepeda sementara saya dan suami jogging bersama mereka. Lokasinya enak, nyaman dan aman, karena ada trek sepeda dan jogging tersendiri, sehingga tidak terganggu oleh sedikit kendaraan yang lewat. Banyaknya pepohonan yang rimbun di kampus pun membuat udara segar sehingga nyaman untuk anak-anak.
Seselesainya berolahraga, kami lalu menggelar karpet yang dibawa di dekat halte Pusgiwa itu dan minum+makan snack (kebetulan saat itu ada juga yang sedang piknik).
Kegiatan tersebut tidak memakan waktu dan biaya yang banyak, namun anak-anak puas dan bahagia. Sampai seminggu kemudian pun mereka masih membicarakannya.
Total biaya yang dikeluarkan: Rp 2000,- (masuk parkiran Kampus UI)